Kantor Bahasa Provinsi NTB Paparkan Peran Literasi dalam Rakor Balai Guru Penggerak

Mataram, 20 Februari 2024--Tim Literasi Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadiri undangan Balai Guru Penggerak Nusa Tenggara Barat (BGP NTB) dalam pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program dan Anggaran Tahun 2024. Kegiatan ini mengundang UPT Kemendikbud, dinas pendidikan seluruh kota/ kabupaten di Nusa Tenggara Barat, fasilitator, sekolah penggerak, dan guru penggerak.

Dalam laporannya, Kepala BGP mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk mengoordinasikan program prioritas, yaitu Merdeka Belajar. Harapannya, ke depan ada persamaan persepsi antarinstansi, baik itu di tingkat kota/kabupaten maupun tingkat provinsi. “UPT Kemendikbud Keberadaan juga harus dimaksimalkan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Barat,” tutupnya.

Penjabat Gubernur yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Aidy Furqon, berkesempatan menyampaikan Berbagai Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi. Ia berpesan bahwa pendidikan adalah hal yang paling penting untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa. Untuk itu, kita harus memastikan bahwa anak-anak di seluruh Nusa Tenggara Barat mendapatkan pendidikan dengan kualitas terbaik.

Sebelum dibuka secara resmi, Kepala Dirjen GTK, Nunuk Suryani, menyampaikan seremoni dan pesan kepada seluruh peserta. “Sebagai fasilitator, kita harus memberikan ruang bagi anak-anak untuk menumbuhkan dan menggali potensi dirinya. Kita harus mengubah proses belajar yang semula terasa seperti beban menjadi suatu pengalaman yang menyenangkan,” tuturnya. Menurutnya, proses belajar yang menyenangkan akan membuat anak-anak kerasan dan mudah menyerap apa yang dipelajari.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan panel diskusi yang menampilkan perwakilan dari setiap UPT Kemendikbud, yaitu BGP, BPMP, dan Kantor Bahasa. Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat disampaikan oleh Koordinator KKLP Literasi, Nurcholis Muslim. Nurcholish Muslim berkesempatan menyampaikan materi mengenai "Penguatan Literasi dalam Menunjang Kurikulum Merdeka Belajar". Dalam pemaparannya, Nurcholis Muslim menyampaikan tentang program-program Kantor Bahasa mengenai literasi, salah satunya hibah ratusan ribu buku bacaan melanjutkan literasi dari Badan Bahasa. Pada tahun ini, hibah buku akan menyasar Kabupaten Lombok Timur.

Sebenarnya, peningkatan literasi tidak hanya dilakukan di institusi pendidikan. Orang tua memiliki peran vital bagi kemampuan literasi anak-anak. Anak-anak biasanya suka meniru apa yang dilakukan oleh orang tua. Maka dari itu, orang tua yang gemar membaca buku kemungkinan anak juga memiliki anak yang akan gemar membaca buku,” pungkas Nurcholis.