Torehkan Prestasi, Kantor Bahasa Provinsi Terima Penghargaan dari Badan Bahasa

Jakarta, 21 Februari 2024--Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menggelar Rapat Kerja Tahun 2024 yang diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT). Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 18--21 Februari 2024 ini dihadiri oleh para pimpinan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa beserta jajarannya dan perwakilan dari kementerian lain. Adapun kegiatan ini berfokus pada tiga hal, yaitu (1) Evaluasi pelaksanaan program dan anggaran berbasis Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Tahun Anggaran 2023, (2) Pemantapan strategi pelaksanaan program dan anggaran Tahun Anggaran 2024, dan (3) Penajaman program kerja tahun 2025.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas bersama dengan Ketua Tim Administrasi, (Diah Rachma Yudita) dan Ketua Tim Teknis (Kasman) mengikuti kegiatan untuk mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan seluruh pelaksanaan program dan kegiatan yang telah diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Puji Retno memaparkan berbagai capaian kinerja Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Pada kegiatan ini, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, E. Aminudin Aziz, memberikan penghargaan kepada satuan kerja, baik yang berada di pusat maupun di daerah. Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat 4 penghargaan dengan berbagai kategori, yakni: 1. Satuan Kerja yang Memperoleh Presentase Capaian UKBI Adaptif Tertinggi Ketiga Tahun 2023; 2. Satuan Kerja yang Memperoleh Capaian Jumlah Peserta Terbanyak Kedelapan dalam Pelaksanaan UKBI Adaptif Tahun 2023; 3. Satuan Kerja Terbaik dengan nilai Indeks Pelayanan Publik A dengan nilai 4,520 (Pelayanan Prima); dan 4. Satuan Kerja Terbaik Ketiga dalam Pengelolaan Realisasi Anggaran di Lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Tahun 2023. Penghargaan ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas. Segala capaian yang ditorehkan oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2023 merupakan bentuk komitmen, ikhtiar, keselarasan, dan integritas yang ditunjukkan oleh semua elemen untuk kemajuan lembaga.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, E. Aminudin Aziz. Pada acara pembukaan, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memberikan arahan bahwa seluruh pegawai Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa harus menjadi kesatria dengan lima ciri pokok, yakni: 1. berintegritas, 2. kreatif dan inovatif, 3. berani dan bertanggung jawab, 4. adil, dan 5. terus belajar.

Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin dalam sambutan pembukaan menyampaikan harapan kegiatan ini. Ia berharap bahwa Rapat Kerja Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar.

"Saya berharap bahwa kegiatan ini bermanfaat sebagai bahan
evaluasi dan perencanaan program dan anggaran, perumusan kebijakan
bidang pendidikan dan kebudayaan serta peningkatan kinerja Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di masa mendatang," tuturnya menyampaikan harapan kegiatan yang berlangsung di Hotel The Ritz-Carlton Jakarta (18/2).

Berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Evaluasi Kerja Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang dipandu oleh Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pemaparan materi evaluasi dilakukan oleh ketiga eselon pusat, yaitu (1) Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra oleh Muh. Abdul Khak, (2) Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra oleh Imam Budi Utomo, dan Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa oleh Iwa Lukmana.

Kegiatan ini tidak hanya sebagai forum pertemuan pimpinan, tetapi juga sebagai forum evaluasi untuk menghasilkan program-program berkualitas. Adapun hasil yang diharapkan dalam kegiatan ini, yaitu
1) terlaksananya evaluasi pelaksanaan program dan anggaran berbasis KKLP tahun anggaran 2023,
2) terhimpunnya usulan kebaruan dan rekomendasi kebijakan pelaksanaan program dan anggaran berbasis KKLP tahun 2024,
3) terwujudnya sinkronisasi kegiatan Pusat dan Balai/Kantor Bahasa, dan
4) tersusunnya rencana kerja Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Penguatan pemahaman materi diberikan oleh para narasumber dari berbagai latar lembaga yang sesuai dengan kompetensi, yaitu Amich Alhumami dari Bappenas dan Restuardy Daud dari Kementerian Dalam Negeri. Pada kegiatan ini, hadir juga perwakilan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KemenkoPMK) yang ikut berpartisipasi mengawal dan menyelaraskan program kerja Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan beberapa kementerian yang hadir.