Gelar Webinar Musikalisasi Puisi, Kantor Bahasa Provinsi NTB Dorong Giat Sastra Siswa
Mataram, 19 Maret 2024—Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus melakukan upaya-upaya dalam mengembangkan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah. Salah satunya dengan menumbuhkan rasa ketertarikan dan cinta para generasi muda terhadap bahasa dan sastra Indonesia dan daerah. Sejalan dengan hal tersebut, hari ini, Kantor Bahasa Provinsi NTB melaksanakan Bengkel Sastra: Musikalisasi Puisi Tahun 2024.
Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 19—20 Maret 2024. Kegiatan dilaksanakan secara hibrida. Para narasumber hadir secara tatap muka di Ruang Bayan, Kantor Bahasa Provinsi NTB dan para peserta hadir secara daring melalui Zoom Meeting.
Terdapat 124 peserta yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan ini. Para peserta merupakan siswa SMA, MA, dan SMK yang berasal dari 40 sekolah terundang oleh Kantor Bahasa Provinsi NTB. Para peserta yang merupakan generasi muda terlihat sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan yang akan dilangsungkan selama dua hari ini.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas. Dalam pembukaan kegiatan sekaligus sambutan, Puji Retno menyampaikan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini. “Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan generasi muda melalui puisi dan musik. Musik menjadi sarana yang khas untuk mencintai sastra Indonesia dan daerah,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu cara mengapresiasi sastra Indonesia dan daerah. Kegiatan ini akan menambah pengetahuan para peserta dalam menemukan gagasan puisi dan membuat instrumen musikalisasi puisi. Diharapakan para peserta dapat mengikuti Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Provinsi NTB dan menjadi perwakilan NTB pada lomba secara nasional di Jakarta sebagai bentuk semangat mengembangkan bahasa dan sastra melalui musik.
Puji Retno juga menyampaikan harapannya terkait dengan Festival Musikalisasi Puisi tahun ini. “Saya berharap pada Festival Musikalisasi Puisi tahun ini terdapat peserta yang berani mengonstruksi musik dari wilayah-wilayahnya dengan cara mengawinkan alat musik tradisional NTB dengan alat musik lainnya,” ujarnya pada penutup sambutannya.
Pada kegiatan ini terdapat empat orang narasumber pakar puisi dan musik yang akan memberikan materi kepada peserta. Para narasumber tersebut adalah, Puji Retno Hardiningtyas dengan materi Kebebasan Bahasa dan Lisensi Puitika, Kiki Sulistyo dengan materi Menafsir Sebelum Menggubah Puisi, Eko Wahono dengan materi Instrumen dan Visualisasi Musikalisasi Puisi, dan Ary Juliant dengan materi Apresiasi Puisi Lewat Musikalisasi Puisi.