Kantor Bahasa Provinsi NTB Ikut Merayakan Intercultural Day
Lombok Tengah, 18 Mei 2024--Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) menjadi salah satu program yang dijalankan oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam meningkatkan pelaksanaan program ini, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah menjalin kemitraan dengan berbagai sekolah internasional, salah satunya Mandalika Intercultural School.
Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan dukungan sebagai salah satu sponsor dalam kegiatan Mandalika Intercultural Day. Kegiatan ini merupakan perayaan untuk meningkatkan kebersamaan dalam bahasa dan budaya antarnegara. Sebanyak 18 negara ikut berpartisipasi merayakan kegiatan ini, yaitu Indonesia, Jepang, Australia, Prancis, Selandia Baru, Inggris, Spanyol, Tanzania, Swedia, Italia, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Tiongkok, Norwegia, Portugal, Belanda, dan Peru.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas, bersama tim Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) BIPA menghadiri kegiatan Mandalika Intercultural Day di Kuta, Lombok Tengah. Sebagai salah satu sponsor yang mendukung kegiatan ini, keterlibatan Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam aktivitas BIPA di Mandalika Intercultural School telah terjalin sejak lama.
"Dukungan yang Kantor Bahasa diberikan bukan hanya semata-mata sebagai seremoni semata. Kami telah bekerja sama dengan Mandalika Intercultural School sejak lama dalam berbagai kegiatan BIPA, mulai dari pengajaran BIPA, keikutsertaan siswa asing dalam lomba BIPA yang diselenggarakan Kantor Bahasa, dan belajar bersama dalam menyediakan siswa atau pemelajar BIPA. Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan antusias dan upaya Kantor Bahasa untuk terus meningkatkan dan mendukung program BIPA dalam kemitraan bersama,” tuturnya mengungkapkan pandangan dalam kegiatan ini.
Kegiatan dikemas dalam bentuk pertunjukan dan atraksi seni. Sebanyak 18 negara membuka stan pameran untuk memperkenalkan budaya dan seni, termasuk Indonesia. Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat ikut mengunjungi berbagai pameran untuk mengenal bahasa, budaya, dan seni yang ditampilkan. Selain itu, pertunjukkan seni yang ditampilkan oleh para siswa dengan memadukan budaya setiap negara dan kearifan lokal Sasak di Lombok, seperti tari Berugak Elen, tari Kecak, menyanyikan lagu Tiongkok, dan berbagai penampilan seni lainnya.
Pada perayaan ini, penggunaan bahasa dipadukan dengan bahasa Indonesia, Inggris, dan Sasak sehingga keragaman bahasa ditampilkan dengan baik. Salah satu panitia sekaligus pengajar di Mandalika Intercultural School, Alya Sherly Rohadi menyatakan apresiasi atas kehadiran dan dukungan yang selama ini diberikan oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara. Kemitraan ini diharapkan akan terus berlanjut dan membawa manfaat bagi kedua lembaga.