Membaca dan Bercerita Bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta OASE Kabinet Indonesia Maju
Mataram, 30 Mei 2024—Literasi merupakan program yang menjadi salah satu acuan Indeks PISA. Indonesia mengambil peran penting dalam pengembangan literasi siswa. Hal tersebut terus menjadi perhatian pemerintah dalam upayanya meningkatkan skor Indeks PISA masyarakat Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melaksanakan kegiatan literasi berbasis siswa, salah satunya di Nusa Tenggara Barat. Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi provinsi yang dikunjungi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Organisasi Aksi Solidaritas (OASE) Kabinet Indonesia Maju. Peran dan dukungan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ditampilkan dalam kegiatan Membaca dan Bercerita yang dilaksanakan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pada kunjungan Ini, Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan diskusi dan berinteraksi dengan siswa kelas V dan VI sekolah dasar di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Sebelumnya Ibu Negara menyapa siswa TK Putra I Mataram dan ikut serta melakukan aksi enam langkah cara mencuci tangan yang benar. Diskusi dan tanya jawab terbangun di antara perwakilan siswa yang hadir. Berbagai pertanyaan seputar pengetahuan tentang Indonesia ditanyakan secara langsung, mulai dari tanggal kemerdekaan dan menyebutkan pancasila secara lengkap. Ibu Negara juga ikut menyaksikan penampilan mendongeng dalam bahasa Sasak yang dibawakan oleh Aufa Ramadani, pemenang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional Tahun 2024. Sosok Aufa yang membawakan dongeng berjudul Sendal dari Kulit Kerbau menarik perhatian Ibu Iriana. Pesan yang dibawakan dalam dongeng tersebut, yaitu rasa syukur yang harus terus dipupuk oleh setiap orang dan tidak boleh serakah dalam hidup ini.
“Anak-anak harus semangat ya. Ayo, tunjukkan semangat dan bakat anak-anak. Ibu sangat senang bisa hadir dan berjumpa dengan anak-anakku semua,” ucap Ibu Iriana saat berinteraksi dengan siswa. Tidak hanya itu, pada kegiatan ini, Azizah dan Miracle Dancer Juniors menampikan penampilan tari modern apiknya. Ia bersama tim telah mengadaptasi cerita dari buku Kisah Kaki Menari. Penampilan tersebut merupakan pergantian karya sastra yang dialihwahanakan ke dalam jenis tarian dengan pesan moral. Hal ini menunjukkan bahwa alih-alih wahana sastra telah menyasar beragam seni.
Berikutnya, Ibu Iriana dan 22 anggota OASE Kabinet Indonesia Maju menyanyi lagu bahasa Sasak berjudul Tegining Teganang bersama dengan semua siswa yang hadir. Momentum ini merupakan bagian dari pembelajaran pendidikan literasi. Airis, salah seorang siswi TK Putra I Mataram tampil menceritakan cerita tentang kandungan dan manfaat makanan, tumbuhan, dan sayuran. Ia tampil menunjukkan kemampuan literasi dasarnya di hadapan Ibu Iriana.
Rangkaian kunjungan kerja Ibu Negara Iriana besera OASE Kabinet Indonesia Maju tidak hanya untuk memberikan motivasi, semangat, dan arahan kepada siswa-siswa di Nusa Tenggara Barat. Diprakarsai oleh Bidang I, Ibu Negara bersama dengan OASE Kabinet Indonesia Maju memberikan donasi buku ke sekolah berupa 1.794 buku bacaan dan 130 Alquran untuk 13 satuan pendidikan sekolah dasar dan 13 satuan pendidikan madrasah ibtidaiyah (MI). Selain itu, donasi juga berupa 2 paket pojok baca dilengkapi dengan masing-masing 221 buku bacaan dan 5 Alquran untuk 2 sekolah dasar. Tidak hanya itu, kunjungan kerja kali ini juga yang diprakarsai oleh Bidang V OASE Kabinet Indonesia Maju memberikan donasi berupa 500 bibit tanaman obat keluarga, 600 bibit tanaman sayuran, 10.000 seedling sayuran, dan 600 kemasan benih biji sayuran siap semai.
Pada kesempatan yang sama, Aufa Ramadani, salah seorang siswa penampil mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaan menjadi peserta sekaligus penampil pada kegiatan ini. Dengan kemampuan literasi mendongengnya, ia tidak hanya mampu menunjukkan bakatnya, tetapi juga menampilkan semangat dan keberaniannya.
“Saya sangat senang bisa tampil hari ini di depan Ibu Iriana. Saya diundang bersama kepala sekolah dan guru saya oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Saya tidak menyangka akan tampil dan mendongeng di sini. Saya mengucapkan terima kasih. Saya dan sekolah saya sangat senang,” ucapnya menyatakan rasa senang dan bangga telah tampil pada kegiatan Membaca dan Bercerita.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai penyelenggara kegiatan kunjungan di Nusa Tenggara Barat ini. Bersama dengan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tenologi (Kemendikbudristek), Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat secara aktif melaksanakan program literasi yang menjadi program unggulan.
“Kegiatan Membaca dan Bercerita Bersama Ibu Iriana Joko Widodo beserta OASE Kabinet Indonesia Maju menjadi salah satu kegiatan yang tentunya menjadi kehormatan bagi kami. Sebelumnya, tanggal 27 Mei 2024 kami melaksanakan Lokakarya Membaca Nyaring dan Menceritakan Kembali Cerita Anak bagi Siswa Tingkat Dasar. Fokus sasaran kegiatan lokakarya ini adalah siswa kelas 5 dan 6 sekolah dasar dari 8 SD Kota Mataram dan 2 SD dari Kabupaten Lombok Barat. Buku yang kami angkat sebagai referensi adalah _Arun Membaca Laut_. Kami berharap siswa dapat memahami apa yang disebut dengan literasi dan bagaimana proses pembelajaran di dalamnya. Kami menghadirkan dua narasumber yang mengajarkan bagaimana cara membaca nyaring dan menceritakan kembali suatu cerita secara menarik. Kemudian, anak-anak dapat menceritakan kembali, mengidentifikasi tokoh-tokoh dari buku Arun, dan memahami cerita secara utuh. Jadi, setiap siswa mempunyai pemahaman tentang cerita yang dibaca,” jelasnya dalam wawancara bersama Biro Pers Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Lebih lanjut, ia menjelaskan kriteria pemilihan buku dalam suatu cerita yang akan ditampilkan atau diceritakan kembali oleh siswa. Buku yang dipilih adalah buku yang memuat profil Pancasila yang memuat nilai-nilai Pancasila. Jadi, dalam pemilihan buku, nilai-nilai dan pesan moral menjadi tolok ukur pemilihan buku.
“Harapan dengan adanya kunjugan dari Ibu Negara Iriana Jiko Widodo ini, literasi baca tulis di NTB semakin meningkat kembali dan adanya kehadiran Ibu Negara dapat memantik kembali semangat anak-anak sehingga dapat meningkatkan pemahaman literasi di daerah dan nasional. Jadi, indeks literasi baca tulis dan numerasi yang kita ketahui di NTB masih cukup rendah, dapat meningkat positif. Hari ini anak-anak antusias sekali dan ini menjadi pemantik kami untuk terus meningkatkan literasi siswa,” tuturnya mengungkapkan harapan kunjungan kerja literasi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta OASE Kabinet Indonesia Maju.