Uji Kelayakan Kamus Terpadu Perluas Sasaran Sekolah di Kota Mataram
Mataram, 30 Mei 2024-- Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat secara konsisten mengembangkan inovasi yang dimiliki. Di tahun 2024 ini, dibuat inovasi berupa Kamus Terpadu Bahasa Daerah (Sasak, Samawa, dan Mbojo)-Indonesia, Bahasa Isyarat, dan Aksara Braille Tahun 2024. Kamus ini dibuat untuk menyajikan bahan belajar bahasa daerah yang ramah anak dan difabel. Sebelum dibuat, kebermanfaatan kamus ini diuji melalui Uji Kebermanfaatan dan Kebutuhan Kamus Terpadu. Pada 30 Mei 2024, Uji Kebermanfaatan dilaksanakan di Mataram dengan menyasar SLBN 1 Mataram dan SMPN 6 Mataram.
Uji Kebermanfaatan dan Kebutuhan dilakukan dengan membagikan angket kepada 20 siswa dan 5 guru di masing-masing sekolah. Di SLBN 1 Mataram, responden yang diminta adalah siswa dan guru yang menggunakan bahasa isyarat. Dibantu oleh guru-guru lain dan Pemenang I dan II Duta Bahasa, uji kebermanfaatan berjalan lancar hingga tuntas. Siswa dituntun satu per satu untuk menjawab tiap-tiap pertanyaan.
Di SMPN 6 Mataram, uji kebermanfaatan dipandu oleh guru mata pelajaran Sains dan Bahasa Indonesia. Seluruh siswa dan guru tampak antusias dengan produk yang nantinya akan dihadirkan. "Kami rasa produk ini pasti bermanfaat sebab sekolah kami menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Kami sangat menantikan Kamus Terpadu untuk kami nikmati manfaatnya", tutur Elys, guru Sains. SMPN 6 Mataram merupakan salah satu sekolah yang telah menerima siswa dengan kebutuhan khusus. Pengajar merasa membutuhkan pengetahuan lebih dalam menanggapi siswa dengan hambatan-hambatan tertentu.
Uji Kebermanfaatan Kamus Terpadu di Kota Mataram akan dilanjutkan hingga tanggal 31 Mei 2024. Hasil pengujian akan diolah untuk mengetahui kebutuhan masyarakat terkait Kamus Terpadu yang akan dihasilkan.