Tutup Sidang Komisi Bahasa Daerah, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB Kuatkan Pengusulan Lema KBBI

Mataram, 14 Juni 2024--Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan penutupan Sidang Komisi Bahasa Daerah (SKBD). Penutupan kegiatan dilaksanakan di Aula Cilinaya, Kantor Bahasa Provinsi NTB pada tanggal 13 Juni 2024. Kegiatan ditutup langsung oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas dan dihadiri oleh tiga narasumber dari Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (Pusbanglin), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, yaitu Hartini, Azhari Dasman Darnis, dan Purwaning Lininda. Hadir pula dalam kesempatan tersebut narasumber daerah dan sepuluh peserta SKBD tahun 2024.

Penutupan diisi sambutan dari Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB yang menyampaikan optimisme terhadap pengembangan kamus Bahasa daerah dan pengusulan kosakata ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "Seperti yang telah diketahui, hingga saat ini Provinsi NTB melalui Bahasa Sasak, Samawa, dan Mbojo telah menyumbangkan 72 kosakata ke dalam KBBI. Tim Perkamusan dan Peristilahan Kantor Bahasa Provinsi NTB harus dapat menambah lagi entri atau lema untuk pengembangan kamus di Kantor Bahasa Provinsi NTB, hal itu dapat dilakukan dengan inventarisasi mandiri berdasarkan kajian pustaka atau datang ke kegiatan budaya yang ada di Provinsi NTB", ujarnya di tengah sambutan.


Selain itu, Hartini (Pusbanglin) juga menyampaikan apresiasi terhadap narasumber daerah yang telah hadir saat kegiatan berlangsung, "Adanya narasumber yang paham dengan bahasa dan budaya yang berkembang di daerah dapat menjadi bantuan yang besar untuk memperkuat pengusulan lema atau kosakata unik bahasa daerah ke dalam KBBI," ujarnya saat kegiatan di hari kedua.

Dalam SKBD tahun 2024 ini entri yang telah diterima sebanyak 566 entri dan ditolak 270 entri. Total entri tersebut dapat dirinci, yaitu entri bahasa Sasak 150 entri diterima, 20 entri dikonfirmasi ulang, dan 55 entri ditolak dengan total 225 entri. Bahasa Samawa mendapatkan 165 entri diterima, 38 entri dikonfirmasi ulang, dan 58 entri ditolak dengan total 261 entri. Sementara itu, bahasa Mbojo mendapatkan 169 entri diterima, 24 entri dikonfirmasi ulang, dan 157 entri ditolak dengan total 350 entri. Entri yang telah diterima selanjutnya akan diusulkan langsung oleh editor dan redaktur KBBI Kantor Bahasa Provinsi NTB ke dalam KBBI daring, sementara itu entri yang dikonfirmasi ulang akan diolah kembali dengan informasi terbaru dari penutur jati. Adapun entri yang telah ditolak merupakan entri yang sudah ada konsepnya dalam KBBI dan tidak ada urgensi sebagai penambahan kosakata bahasa Indonesia.