Kantor Bahasa NTB Laksanakan Peningkatan Kemahiran Menulis di Media Massa bagi Generasi Muda di Kota Mataram

Menulis esai merupakan keterampilan penting yang dapat memberikan berbagai manfaat, termasuk pengembangan keterampilan analisis, argumentasi, dan ekspresi diri. Hal tersebut merupakan keahlian yang dibutuhkan generasi muda agar dapat menyuarakan pendapat atau opininya tentang suatu hal kepada publik secara logis dan bertanggung jawab. Berangkat dari hal tersebut, Kantor Bahasa Provinsi NTB melaksanakan kegiatan Peningkatan Kemahiran Menulis di Media Massa bagi Generasi Muda di Kota Mataram yang diikuti oleh siswa SMP dan SMA, serta mahasiswa. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Cilinaya, Kantor Bahasa Provinsi NTB pada tanggal 21 Juni 2024 ini menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang penulisan esai dan karya sastra. Fathur Rakhman (Manajer Pendidikan dan Kebudayaan Geopark Rinjani) dan Aliurridha (satrawan dan Dosen FKIP Universitas Mataram) menjadi narasumber pada kegiatan kali ini. Hadir pula Puji Retno Hardiningtyas (Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB) yang memberikan sambutan saat pembukaan kegiatan.

Pada pembukaan kegiatan, Puji Retno menyampaikan pentingnya riset yang kuat dalam menulis esai, "Menulis esai memerlukan kemampuan untuk menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan mengembangkan pendapat yang terinformasi. Ini membantu generasi muda untuk mengasah keterampilan berpikir kritis. Esai yang baik sering kali didukung oleh penelitian yang kuat. Generasi muda harus belajar bagaimana melakukan riset yang efektif, menemukan sumber-sumber yang relevan, dan mengintegrasikan informasi tersebut ke dalam tulisan. Menulis esai membantu generasi muda untuk menjadi lebih terampil dalam menyampaikan ide-ide mereka secara tertulis," ujarnya.

Ia juga menambahkan manfaat luas dalam menulis karya sastra, "Menulis karya sastra memungkinkan generasi muda untuk membangun identitas sebagai penulis atau seniman. Hal ini juga dapat berkontribusi pada warisan budaya dengan menyimpan dan mengekspresikan cerita dan nilai- nilai dalam bentuk yang kreatif. Menulis karya sastra mengajarkan generasi muda bagaimana menyampaikan ide-ide mereka secara efektif dan memikat kepada pembaca. Hal ini juga meningkatkan kemampuan mereka dalam menyusun dan menyampaikan narasi yang kuat," tandasnya sebelum membuka acara secara resmi.

Sesuai dengan laporan ketua panitia, adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengembangkan pemahaman konseptual dalam penulisan esai dan penulisan karya sastra kreatif dengan memberikan dua materi, yaitu Kiat Membangun Kerangka Konseptual dalam Penulisan Esai oleh Fathur Rakhman dan Penulisan Kreatif Karya Sastra di Media Massa oleh Aliurridha. Selain itu, peserta juga melakukan praktik baik dengan menyusun esai dan karya sastra saat kegiatan berlangsung dengan dibimbing oleh narasumber.

Melalui menulis esai dan karya sastra di media massa, harapannya generasi muda dapat mengembangkan diri secara pribadi dan berkontribusi pada masyarakat. Selain itu, peningkatan wawasan terkait penulisan esai dan sastra dilakukan agar banyak karya tulis dari generasi muda yang dapat muncul di media massa.