Kantor Bahasa Provinsi NTB Gelar Kegiatan Peningkatan Mutu Pengelola Jurnal Mabasan Menuju Sinta 2
Mataram, 27 Juni 2024—Peningkatan mutu pengelolaan jurnal menjadi sebuah kebutuhan bagi para pengelola jurnal yang ada di Kantor Bahasa Provinsi NTB. Peningkatan mutu ini dilakukan untuk kembali meningkatkan semangat dan ilmu para pengelola jurnal dalam menghadapi kendala pengelolaan jurnal yang berkembang seiring perkembangan teknologi baru.
Peningkatan mutu pengelolaan jurnal diikuti oleh 15 orang pengelola jurnal dan tenaga teknis dan dilaksanakan di Aula Cilinaya Kantor Bahasa Provinsi NTB. Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB hadir membuka acara. Puji Retno menekankan bahwa meskipun penelitian tidak lagi menjadi tugas utama, tetapi menulis artikel ilmiah masih menjadi kewajiban bagi pengelola jurnal dan fungsional, khususnya yang ada di Kantor Bahasa Provinsi NTB.
“Kerja sama dalam mengelola jurnal Mabasan untuk meningkatkan akreditasi jurnal merupakan hal yang paling penting. Ketepatan waktu dalam hal penerbitan jurnal juga menjadi penting untuk dipertahankan dan menjadi poin dalam penilaian akreditasi jurnal," ungkap Puji Retno dalam sambutannya.
Narasumber pada kegiatan ini adalah Khairy Juanda yang telah berkecimpung dalam pengelolaan jurnal dan penulisan artikel ilmiah. “Terkadang untuk menulis sebuah artikel ilmiah perlu adanya pemaksaan agar memacu semangat dalam diri seseorang," ucap Khairy dalam penjelasannya.
Poin penting dalam penulisan artikel ilmiah untuk diterima dalam jurnal adalah kualitas tulisan, kesesuaian tulisan dengan jurnal yang dituju, dan menulis sesuai dengan syarat templat jurnal yang dituju. Untuk peningkatan jurnal yang terpenting adalah tetap mempertahankan konsistensi terbit, artikel ilmiah yang dipilih, pemilihan mitra bestari, dan jumlah artikel setiap terbit.
Pada kegiatan ini para pengelola dan tenaga fungsional membuat artikel ilmiah untuk dibahas. Ada 4 artikel ilmiah yang dibedah dalam bidang bahasa, sastra, dan bahasa hukum. Artikel tersebut masih memiliki beberapa kekurangan dalam penjelasan abstrak, kata kunci yang tepat, penguatan teori, pembahasan, dan penyebutan teori terbaru.