Bantuan Pemerintah Dorong Pelestarian Sastra Sasak: Pembasak Adakan Pelatihan Didukung Kantor Bahasa NTB
Mataram, 21 Juli 2024--Perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadiri kegiatan Pelatihan Sastra Daerah Penulisan Aksara, Tembang, Lelakak, dan Bewaran yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengemban Budaya Adat Sasak (Pembasak). Kegiatan ini merupakan realisasi dari Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan: Penguatan Komunitas Sastra Tahun Anggaran 2024. Bantuan ini diberikan kepada komunitas sastra yang dianggap memiliki komitmen untuk melestarikan dan mengembangkan sastra daerah di seluruh Indonesia. Di tahun 2024, Pembasak menjadi satu-satunya komunitas di Nusa Tenggara Barat yang dinyatakan berhak memperoleh bantuan ini.
Kehadiran Kantor Bahasa Provinsi NTB merupakan bentuk partisipasi aktif UPT Badan Bahasa dalam mengawal dan mendukung upaya penguatan bahasa dan sastra daerah yang dilakukan oleh komunitas terapresiasi. Sebagai perwakilan Kepala Kantor, hadir koordinator dan anggota Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Pemodernan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (KKLP Molinbastra). Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Kabid Kebudayaan Provinsi NTB dan Ketua Majelis Adat Sasak. Kasman, M.Hum. selaku ketua KKLP Molin Bastra berkesempatan memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan.
Dalam sambutannya, Kasman menyampaikan sebab utama diberikannya apresiasi berupa bantuan pemerintah ini. "Sebab getolnya pemerintah mengadakan kegiatan semacam ini karena ingin bangsa kita kuat dari akarnya. Kami harap jiwa ke-Sasak-an masyarakat bisa lebih tinggi. Dengan kita mempelajari apa yang menjadi budaya kita, bukan berarti kita mundur, tetapi justru kita menemukan nilai budaya kita yang tidak ditemukan di bangsa dan budaya lain, di daerah dengan bahasa lain," jelasnya. Ia juga menyampaikan bahwa program pemerintah untuk pelestarian bahasa dan sastra juga dilaksanakan oleh Badan Bahasa dalam bentuk Pelatihan Guru Master. "Mudah-mudahan kegiatan yang digelar oleh Pembasak ini mampu meningkatkan pengetahuan Guru Master kita juga," tambahnya.
Kegiatan pelatihan hari ini bukanlah akhir dari rangkaian pelestarian budaya yang diselenggarakan oleh Pembasak menggunakan bantuan pemerintah. Pelatihan ini akan dilanjutkan dengan lomba di akhir bulan Juni. "Istilahnya seperti ulangan kalau di sekolah," celetuk Sadarudin selaku ketua panitia sekaligus Ketua Pembasak. Ia juga menjelaskan bahwa akan ada pagelaran Pentas Wayang selama satu bulan, yakni tanggal 3--31 Agustus 2024 di SDN 4 Kuranji.