Kantor Bahasa Provinsi NTB Sosialisasikan Kamus Terpadu Sasambo di Empat Sekolah Lombok Timur
Lombok Timur, 22 Juli 2024--Sebagai komitmen mewujudkan pendidikan yang inklusif, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyosialisasikan Kamus Terpadu Bahasa Daerah (Sasak, Samawa, dan Mbojo)-Indonesia Bergambar-Bahasa Isyarat-Aksara Braille Ramah Anak dan Difabel di empat sekolah di Kabupaten Lombok Timur. Keempat sekolah yang berkesempatan menerima sosialisasi adalah SDN 3 Pancor, SDN 1 Sukamulia, SMP DH Padamara, dan SMPN 1 Sikur.
Sosialisasi Kamus Terpadu Sasambo merupakan tonggak sejarah jangka menengah yang harus dilakukan oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal ini dilakukan untuk keinginan implementasi aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), produk Kamus Terpadu Sasambo perlu diketahui oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Sosialisasi disampaikan oleh Tim Efektif Kamus Terpadu yang disampaikan oleh Bapak Kasman. Kasman menuturkan bahwa Kamus Terpadu Sasambo akan sangat bermanfaat bagi seluruh kalangan, termasuk anak-anak SD, SMP, dan SalB, khususnya teman-teman difabel.
“Salah satu tujuan dibuatnya kamus ini adalah agar anak-anak umumnya dan teman difabel dapat mempelajari bahasa daerah,” ungkap Kasman.
Beberapa pertanyaan diajukan oleh peserta sosialisasi, salah satunya oleh Ibu Heni, guru muatan lokal di SMPN 1 Sikur, mengenai akses Kamus Terpadu Sasambo.
Kamus Terpadu Sasambo dapat diakses di laman Kadaring SIBI. Di laman tersebut, pengunjung dapat mengakses beragam pilihan kamus, seperti kamus bahasa daerah, kamus bergambar, dan kamus SIBI. Akses melalui satu pintu ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang bertanya.
Hari pertama, Sosialisasi Kamus Terpadu Sasambo dilaksanakan di Kabupaten Lombok Timur dan akan dilanjutkan di kabupaten lain di Pulau Lombok.