Pembekalan Krida Duta Bahasa bagi Aktivis Sekolah di SMPN 2 Mataram dan SMPN 15 Mataram

Mataram, 5 Agustus 2024--Pembekalan Krida Duta Bahasa bagi Aktivis Sekolah memasuki tahap kedua. Tim Duta Bahasa Provinsi NTB mengunjungi SMPN 2 Mataram dan SMPN 15 Mataram untuk melihat kemajuan karya puisi berbahasa daerah yang dibuat oleh para siswa dari kedua sekolah. Rencananya, karya-karya tersebut akan ditampilkan dan dikumpulkan saat kegiatan selebrasi Krida Duta Bahasa akhir Agustus 2024 nanti. Kedua sekolah telah mempersiapkan 20 siswa dan 1 guru pendamping untuk melaksanakan Krida Duta Bahasa kali ini.

Dalam persiapannya, kedua sekolah memiliki satu tantangan yang sama, yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap bahasa daerah yang ada di Provinsi NTB, yaitu bahasa Sasak, Samawa, dan Mbojo. Beberapa siswa menyampaikan bahwa di lingkungan mereka, masyarakat jarang menggunakan bahasa daerah, sementara penggunaan bahasa Indonesia intensitasnya lebih tinggi. Hal itu menjadi hal yang digarisbawahi juga oleh tim Duta Bahasa Provinsi NTB. Kita memahami bersama bahwa Kota Mataram termasuk kota yang heterogen. Ada banyak orang dari berbagai suku yang tinggal di sini. Oleh karena itu, diadakannya kegiatan Krida Duta Bahasa ini sebagai bentuk revitalisasi atau upaya menghidupkan kembali bahasa daerah pada generasi muda yang ada di Kota Mataram,” ujar Baiq Sapita Melati, Duta Bahasa Provinsi NTB.

Toni Samsul Hidayat, perwakilan Kantor Bahasa Provinsi NTB juga menambahkan beberapa hal tentang peningkatan sastra. “Tahun lalu, Kantor Bahasa Provinsi NTB juga menyelenggarakan kegiatan apresiasi sastra melalui bengkel penulisan puisi di Lombok Tengah. Dalam dua hari peserta diminta membuat puisi berbahasa daerah dan puisi yang dihasilkan sangat patut diapresiasi dengan cara membukukan puisi-puisi tersebut menjadi kumpulan,” ujarnya.

Tim Duta Bahasa juga menyampaikan beberapa cara cepat untuk membuat puisi berbahasa daerah secara singkat. Diharapkan dengan pembekalan ini siswa akan lebih mengerti dan mau belajar tentang bahasa daerahnya masing-masing.