Pemantauan dan Evaluasi Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah di Kabupaten Sumbawa Barat

Kabupaten Sumbawa Barat, 9 Agustus 2024--Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di Pulau Sumbawa telah memasuki Kabupaten Sumbawa Barat. Sebagai kabupaten terakhir yang dikunjungi, hari ini Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama tim melakukan pemantauan dan evaluasi ke dua sekolah, yaitu MIN 2 Sumbawa Barat dan SDN 2 Taliwang.

Kunjungan pertama ke MIN 1 Sumbawa Barat. Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas memberikan sambutan untuk menguatkan pemahaman tentang program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD). Program ini merupakan salah satu program prioritas yang masuk ke dalam Episode ke-17 Merdeka Belajar. Peluncuran dilakukan oleh Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makariem bertepatan dengan Hari Bahasa Ibu Internasional, 21 Februari 2024.

"Saya berharap adik-adik sudah mendapatkan pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah yang terdiri atas tujuh materi lomba. Siswa MIN 2 Sumbawa Barat, silakan mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi NTB. Semoga prestasi adik-adik dapat membuat sekolah semakin cemerlang. Sebagai informasi awal pelaksanaan FTBI Tingkat Provinsi NTB akan dilaksanakan sekitar awal bulan September atau awal Oktober," ungkap Puji Retno mengawali sambutan.

Festival Tunas Bahasa Ibu telah didaftarkan  ke Pusat Prestasi Nasional sebagai bagian dari Manajemen Talenta. Sertifikat pemenang FTBI telah diakui setara dengan O2SN. Puji Retno berharap bahwa siswa MIN 2 Sumbawa Barat dapat mengikuti FTBI. Tim Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah membawa instrumen berisi 15 pertanyaan yang mewakili indikator evaluasi keberhasilan program Revitalisasi Bahasa Daerah, khususnya di MIN 2 Sumbawa Barat.

Kepala MIN 2 Sumbawa Barat, Abdul Rizal menanggapi positif program ini. Sebagai kepala madrasah, ia memberikan dukungan dan motivasi ke guru master dan guru yang terimbas Harapannya bahwa semua guru yang terlatih dapat melakukan pengimbasan di sekolah.
"Apalagi kita ketahui sekarang bahasa daerah kita mulai punah. Gengsi menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa asing lebih besar dibandingkan bahasa daerah sehingga bahasa daerah mulai terlupakan dan hilang. Anak-anak kami juga terus kami dorong untuk tidak malu menggunakan bahasa daerah. Pesan saya, silakan anak-anak mengikuti kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru master," tutur Abdul Rizal sekaligus memberikan pesan pembelajaran kepada siswa.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian instrumen yang diisi oleh 20 siswa yang telah mendapatkan pengimbasan. Guru master, Tri Widya Erlinda membawakan praktik baik dengan materi Pembelajaran Aksara Sumbawa (Satera Jontal) yang diikuti oleh siswa dan guru terimbas. Dengan adanya pemantauan dan evaluasi ini, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap terdapat data pengimbasan yang valid meliputi jumlah guru, jumlah sekolah, jumlah siswa, dan dokumentasi yang dapat dibuat dalam bentuk laporan.

Sosialisasi berikutnya dilaksanakan di SDN 2 Taliwang. Tim diterima langsung oleh Kepala SDN 2 Taliwang, Siti Nur. Dalam sambutannya, Siti Nur menyatakan kesiapan sekolah dalam kegiatan pemantauan dan evaluasi pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah. Ia mendorong dua guru master yang telah mendapatkan Pelatihan Guru Master untuk melakukan pengimbasan.

Kasman mewakili Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menjalankan harapan dan pesan Kepala Kantor bahwa ada siswa SDN 2 Taliwang yang dapat mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi NTB. Ia berpesan adik-adik siswa dapat belajar materi tujuh lomba dan berlatih mengasah kemampuannya.
"Pelaksanaan FTBI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2024 dilaksanakan awal bulan September atau akhir Oktober. Jadi, anak-anak harus belajar intensif agar bisa mengikuti lomba dan berhasil jadi pemenang. Sertifikat pemenang FTBI juga bermanfaat untuk digunakan dalam pendaftaran sekolah dan kenaikan akreditasi sekolah," paparnya.

Zaskia, siswa yang telah mendapatkan pengimbasan membawakan pidato bahasa Samawa. Begitu juga dengan siswa Hilda Arraya yang membawakan puisi bahasa Samawa. Berikutnya, tampilan praktik baik pengajaran pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah disajikan oleh guru master SDN 2 Taliwang, Ibu Sendawan. Ia menyajikan materi aksara Satera Jontal, hasil pembelajaran dengan narasumber guru master Kaharuddin Dea Imok. Pemantauan dan evaluasi pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah di Kabupaten Sumbawa Barat akan dilanjutkan besok Sabtu, 10 Agustus 2024. Sekolah yang akan dikunjungi, yaitu SMPN 1 Taliwang dan SMPN 3 Taliwang.