Perkuat Potensi Siswa, Kantor Bahasa Provinsi NTB Layani Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia Siswa SMPN 15 Mataram
Mataram, 6 September 2024-- Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat permintaan layanan peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia siswa. Permintaan ini diajukan dalam rangka menemukan potensi terbaik siswa SMPN 15 Mataram dalam bidang bahasa. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 siswa dengan predikat UKBI Unggul dan Sangat Unggul. Sebagai narasumber, hadir Desi Rachmawati dan Lentera Nurani Setra selaku anggota KKLP UKBI.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengujian UKBI siswa yang dilakukan bulan lalu. Siswa dengan predikat nilai Unggul dan Sangat Unggul akan diujikan kembali nanti. Semoga pembekalan ini membuat siswa makin semangat belajar dan mengembangkan potensinya," Sri Wahyuni, Kepala SMPN 15 Mataram menyampaikan harapannya pada saat pembukaan kegiatan. Ia juga memberi semangat kepada siswa agar menyadari kemampuan mereka sehingga lebih serius dalam meningkatkannya.
Pada awal sesi, Desi Rachmawati memberi 20 pertanyaan terkait kaidah kebahasaan. Ia meminta seluruh siswa terlebih dahulu menjawab soal dalam waktu 15 menit. Setelah 15 menit berlalu, Desi membahas satu per satu cara menjawab dan kaidah yang mendasari soal-soal tersebut. Dari pembahasan ini, dibuka sesi tanya jawab atas penjelasan narasumber.
Di sesi berikutnya, Lentera menjelaskan terkait pembentukan kata dan pembentukan kalimat. Lentera menjelaskan secara terperinci kaidah baku yang kerap dilewatkan penutur bahasa Indonesia. Selanjutnya, Lentera memberi penguatan dalam hal pembentukan kalimat. "Struktur fungsi dalam kalimat berbeda dengan kelas kata. Kata kerja belum tentu predikat, boleh jadi ia subjek, tergantung fungsinya dalam kalimat tersebut," jelas Lentera. Ia kemudian memberi contoh kalimat dan meminta masing-masing siswa menjawab setiap soal. Selain siswa, guru-guru juga hadir dalam kegiatan ini untuk menyimak penjelasan. Beberapa memberi komentar dan masukan untuk perbaikan sistem pengujian UKBI.
Selanjutnya, rencananya siswa akan mengikuti pengujian kembali saat sistem telah memperbolehkan pengujian ulang. Seluruh siswa yang mengikuti pembekalan kegiatan hari ini sebelumnya juga telah mengikuti simulasi UKBI untuk membiasakan siswa memahami kaidah-kaidah kebahasaan.