Lombok Tengah Mulai Serius Melestarikan Bahasa Sasak
Lombok Tengah, 21 September 2024—Kabupaten Lombok Tengah akhirnya mulai serius dalam pelindungan dan pelestarian bahasa Sasak. Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang menjadi ajang ekspresi siswa dengan bahasa daerah diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah di Gedung PKK Pendopo I Bupati Lombok Tengah. Peserta yang merupakan siswa SD dan SMP kompak mengenakan pakaian adat Sasak saat mengikuti lomba.
Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Lombok Tengah yang pertama ini melombakan lima materi yang telah diajarkan di Bimbingan Teknis Guru Master. Kelima materi tersebut adalah pidato, tembang, mendongeng, baca puisi, dan menulis cerita pendek. Kelima lomba tersebut dibagi menjadi dua jenjang, yaitu jenjang SD dan SMP.Lalu Idham Halid, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, menyambut dengan semangat para hadirin. "Banyak bakat muda Lombok Tengah yang sesungguhnya telah menguasai keterampilan bahasa dan sastra daerah. Hanya saja, bakat-bakat itu belum terpantau dan terbina dengan baik. Oleh karena itulah kami mengadakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Jangan sampai kita kalah terus dari kabupaten sebelah. Semoga kita juga bisa mewakili Nusa Tenggara Barat ke tingkat nasional."
Lebih lanjut, Lalu Idham memberikan pesan kepada seluruh peserta. Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga tempat untuk belajar dan berbagi. Dalam belajar bahasa Sasak pun, sebetulnya kita juga tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga belajar tentang kebudayaan.
Kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat (FTBI) Kabupaten Lombok Tengah dibuka oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas.Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan, Puji Retno mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah. Ia juga berharap agar Lombok Tengah segera melahirkan kurikulum muatan lokal bahasa Sasak agar pelestarian bahasa Sasak dapat lebih masif berjalan.
“Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi nanti akan digelar pada akhir bulan Oktober, tepatnya pada tanggal 29—31 Oktober 2024. Saya berharap 10 kota/kabupaten dapat melaksanakan FTBI tingkat kota/kabupaten. Nanti, Adik-Adik jika berhasil menjadi pemenang I tingkat provinsi akan berkesempatan untuk mengikuti tingkat nasional,” ujar Puji Retno memberikan semangat kepada para peserta.
Peserta babak final Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Lombok Tengah berjumlah 40 peserta. Setiap lomba terdiri atas 4 finalis SD dan 4 finalis SMP. Para pemenang nantinya akan mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang akan diselenggarakan di Kota Mataram.