Enam Pegawai Kantor Bahasa Provinsi NTB Ikuti Uji Kompetensi Widyabasa Ahli Pertama
Mataram, 23 September 2024--Perpindahan jabatan fungsional tertentu Widyabasa melalui uji kompetensi tahun 2024 dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pelaksanaan kegiatan ini diselenggarakan oleh Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Tahun ini, sebanyak enam pegawai Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mengikuti uji kompetensi, yaitu Hartanto, Asry Kurniawaty, Rondiyah, Lentera Nurani Setra, Gilang Aryo Damar, dan M. Syamsur Rijal. Keenam pegawai tersebut melakukan perpindahan jabatan ke Widyabasa Ahli Pertama dengan jumlah kuota jabatan untuk tiga orang pegawai.
Uji kompetensi dilaksanakan secara hibrida, yaitu sistem daring dan luring. Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan pengujian di Ruang Bayan Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.Puji Retno Hardiningtyas selaku Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mengawal dan memantau langsung kegiatan ini. Ia berharap bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan semua pegawai dapat mengikuti uji kompetensi dengan baik. "Keenam pegawai yang mengikuti uji kompetensi Widyabasa Ahli Pertama ini harus memiliki semangat dan daya juang. Kuota perpindahan jabatan yang tersedia hanya tiga saja. Untuk itu, siapa pun yang lulus dalam uji kompetensi ini, saya berharap para pegawai dapat mempertanggungjawabkan kompetensi dan kemampuannya dengan baik," ungkapnya di sela-sela pemantauan uji kompetensi.
Kegiatan ini terdiri atas beberapa seleksi, di antaranya seleksi administrasi, ujian tertulis, uji wawancara, penulisan karya tulis SACI, dan penilaian lainnya. Pelaksanaan kegiatan mulai tanggal 23 September 2024 sampai dengan 27 September 2024. Semua pegawai harus mengikuti semua tahapan penilaian dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh tim penilai. Pada hari ini, Senin (23/9), keenam peserta uji kompetensi mengikuti ujian tertulis melalui aplikasi daring yang dipandu oleh pegawai Biro SDM Kemendikbudristek, Riva Perliya.
Pada ujian tertulis Situational Judgment Test, terdapat 50 soal pertanyaan yang harus dijawab oleh seluruh peserta. Peserta yang mengikuti tahapan penilaian ini diikuti oleh balai/kantor bahasa lainnya yang memiliki peta Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Widyabasa. Selama lima hari ke depan, semua peserta akan mengikuti tahapan penilaian. Untuk uji wawancara akan dilaksanakan mulai besok, Selasa, 24 September 2024.