Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat Selenggarakan Uji Keterbacaan Buku Cerita Anak di Kab. Sumbawa

Kab. Sumbawa, 28 September 2024--Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melanjutkan program Uji Keterbacaan Buku Cerita Anak Hasil Terjemahan dengan menyelenggarakan kegiatan di SDN 2 Labuhan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini sebelumnya telah dilaksanakan di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Dompu sebagai upaya untuk menilai kelayakan buku-buku cerita anak sebelum disebarluaskan kepada masyarakat.

Seperti di lokasi sebelumnya, uji keterbacaan di Sumbawa ini melibatkan perwakilan guru dan siswa dari beberapa sekolah, di antaranya SDN 1 Labuhan Sumbawa, SDN 2 Labuhan Sumbawa, SDN Olat Rarang, TK IT Taamasa, dan TK Barunawati. Kegiatan diawali dengan penampilan tari tradisional Tuja Rame dari adik-adik Sanggar Seni Basai Ate, yang menambah semarak suasana kegiatan kali ini. Jumlah peserta TK/PAUD 15 orang dengan 4 orang pendamping, dan peserta SD sebanyak 24 orang dengan 9 guru pendamping, sehingga total keseluruhan peserta kegiatan ini sebanyak 50 orang. 

Dalam sambutannya, Puji Retno Hardiningtyas, selaku Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menguji kelayakan buku-buku cerita anak yang diterjemahkan agar dapat meningkatkan literasi di Kabupaten Sumbawa. “Kegiatan hari ini merupakan tahapan akhir dari uji keterbacaan yang telah kami lakukan sebelum pengajuan ISBN dan penyebarluasan kepada masyarakat,” ujar Puji Retno. 

Aenun Jariah, Guru SDN 2 Labuhan Sumbawa, hadir sebagai narasumber dan membacakan cerita anak kepada para siswa sesuai dengan jenjang membaca, yakni jenjang A, B1, B2, B3, dan C. Para siswa mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir kegiatan. Di akhir kegiatan, para peserta memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan uji keterbacaan ini dengan harapan buku-buku tersebut dapat menambah bahan bacaan yang menarik dan bermanfaat untuk meningkatkan literasi anak-anak di daerah. 

Perwakilan guru dan siswa juga memberikan pesan dan kesan dalam kegiatan ini. Lily Karyawati, guru pendamping dari SDN 1 Labuhan Sumbawa, memberikan pernyataan bahwa "buku-buku ini sangat menarik untuk dibacakan kepada siswa SD dan ke dekatnya sekolah kami dapat dikirimi buku tersebut sebagai bahan bacaan anak-anak." Selanjutnya pesan dan kesan disampaikan oleh perwakilan siswa SD, yaitu Yona Ade Pamungkas dari SDN 1 Labuhan Sumbawa yang antusias menerima bacaan buku ini dan sangat mengidolakan buku berjudul Air Laut Menangis. "Ada gambar yang indah dalam cerita itu dan saya ingin memiliki buku cerita terbitan Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat," pesannya kepada panitia.

Melalui kegiatan ini, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap dapat terus mendukung peningkatan literasi anak-anak di berbagai daerah. Dengan adanya uji keterbacaan ini, diharapkan buku-buku cerita anak yang diterbitkan tidak hanya relevan dan menarik, tetapi juga mudah dipahami oleh pembaca sesuai dengan kedalamannya. Semoga kolaborasi antara lembaga, guru, dan siswa dalam kegiatan ini dapat mendorong minat baca yang lebih tinggi, serta menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Mari, kita bersama-sama mewujudkan generasi gemar membaca untuk masa depan yang lebih cemerlang,” pungkas Puji Retno menutup kegiatan di Kabupaten Sumbawa.