Kantor Bahasa Provinsi NTB Hadiri Kegiatan Proyek Perubahan Lima Perangkat Daerah Kabupaten Lombok Utara
Lombok Utara, 30 September 2024--Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah membangun jejaring kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam hal kebahasaan dan kesastraan. Komitmen tersebut diwujudkan dalam berbagai program dan kegiatan teknis ataupun nonteknis. Pada hari ini, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas, diwakili oleh tim menghadiri kegiatan Peluncuran Proyek Perubahan Lima Perangkat Daerah Kabupaten Lombok Utara. Kelima proyek daerah tersebut merupakan hasil inovasi dari peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XXVI Tahun 2024.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Utara. Menurutnya, sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) memang harus memiliki program-program inovasi layanan yang bermanfaat dan berdampak luas untuk masyarakat. Hal tersebut dapat dilaksanakan, salah satunya melalui proyek perubahan sebaiknya bagian dari program inovasi layanan.
Pada kegiatan ini, tim yang hadir mewakili adalah Toni Samsul Hidayat (Penerjemah Ahli Madya), Gilang Aryo Damar (Penelaah Teknis Kebijakan), dan Baiq Ayu Candra (Pengolah Data dan Informasi). Ada pun rangkaian kegiatan berupa presentasi hasil proyek inovasi, penguatan dari Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, dan paparan narasumber dari BRIN. Presentasi program pertama dibawakan oleh Kepala Bappeda Lombok Utara, Gatot Sugihartono. Ia memaparkan program perubahan dengan tema Sasak Nare Bangkit yang mengangkat isu kemiskinan, SDM yang rendah, daerah tertinggal, dan stunting. Berikutnya presentasi kedua dibawakan oleh Kepala Diskominfo Lombok Utara, Hairul Anwar, yang mengangkat program Sida Pada. Program ini berfokus pada integrasi sistem layanan data digital. Presentasi ketiga, yaitu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lombok Utara, H. Ruba'in. Program yang ia lakukan adalah membuat aplikasi Siap Lapor yang berfokus pada Sistem Administrasi Pelayanan untuk Laporan Kependudukan. Selanjutnya, presentasi keempat oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lombok Utara, M. Wahyu Dharmawan, dengan program Pustaka Digdaya, Perpustakaan Digital Berdaya dan Berkarya untuk masyarakat Lombok Utara. Presentasi terakhir dibawakan oleh Kepala Dinas Sosial dan P3A, Fathurrahman, dengan program Sigap Anak. Program ini merupakan sinergi gugus tugas cegah perkawinan anak dini.
Bupati Lombok Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Lombok Utara, Anding Duwi Cahyadi mengapresiasi proyek perubahan yang digagas dan dilaksanakan oleh kelima Kepala OPD sebagai bagian dari tugas Pelatihan Kepemimpinan Nasional. Ia berpesan bahwa para peserta yang merupakan pejabat daerah sekaligus pelayan masyarakat harus terus berkarya dan berinovasi. Pelayanan harus diberikan dengan kualitas terbaik dan tidak boleh menyia-nyiakan kepercayaan masyarakat.
"Mewakili Bupati Lombok Utara, saya mengapresiasi setinggi-tingginya inovasi perubahan yang digagas oleh kelima kepala dinas dalam proyek perubahan pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Semoga inovasi ini dapat diimplementasikan dan berdampak luas untuk masyarakat Lombok Utara," tutupnya memberikan penguatan di Galeri Gili Raya, Pemenang (30/9).
Penguatan juga diberikan oleh Kepala BPSDM Jatim, Margo Yuwono. Sebagai salah satu mentor Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN), ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Lombok Utara memiliki keunikan dengan budayanya. Setelah gempa besar dan Covid-19, daya juang Kabupaten Lombok Utara sangat luar biasa untuk bangkit kembali. Dengan capaian saat ini, Kabupaten Lombok Utara telah melakukan prestasi besar untuk bangkit dari kondisi ekonomi dan daerah yang terpuruk.
"Kita punya peran besar bagaimana mentransformasikan hal ini dalam pelayanan masyarakat. Untuk itu, saya selalu menyampaikan ketika pelatihan berlangsung bahwa salah satu hal terpenting adalah komitmen layanan kita kepada masyarakat. Sebagai pejabat publik sekaligus pelayan masyarakat, sudah seharusnya seluruh peserta dapat berkontribusi mewujudkan hal-hal positif membangun daerah," tegasnya saat memberikan sambutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran kelima proyek perubahan secara resmi yang disaksikan oleh para peserta kegiatan. Berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi dari narasumber Direktur Diseminasi dan Riset BRIN, yaitu Utami Dewi. Materi diberikan sebagai bentuk penguatan pemahaman kepada para peserta akan pentingnya sebuah proyek perubahan demi kemajuan daerah, dalam hal ini Kabupaten Lombok Utara.