Balai Bahasa Provinsi NTB Hadiri Pembukaan FTBI Lombok Barat

Lombok Barat, 21 Oktober 2024--Gaung kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) menyasar wilayah Kabupaten Lombok Barat. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, FTBI dilaksanakan di tingkat Kabupaten Lombok Barat. Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat diundang sebagai salah satu mitra strategis yang telah mendorong lahirnya pelaksanaan FTBI di Kabupaten Lombok Barat. Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas, yang diwakili oleh Koordinator Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pelindungan dan Pemodernan Bahasa dan Sastra, Kasman, mengungkapkan apresiasi atas keaktifan dan penyelenggaraan pelaksanaan FTBI di Kabupaten Lombok Barat. 

FTBI ini merupakan rangkaian akhir dari program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang merupakan salah satu program unggulan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Adapun tahapan RBD, yaitu rapat koordinasi, diskusi kelompok terpumpun (DKT), Bimbingan Teknis Guru Master, pemantauan dan evaluasi pengimbasan RBD, dan Festival Tunas Bahasa Ibu. "Mohon untuk Bimbingan Teknis Guru Master pada tahun berikutnya, guru-guru yang belum ikut dapat diprioritaskan dan kami berharap bahwa hal tersebut dapat terlaksana agar proses pengimbasan RBD dapat berjalan maksimal ke berbagai kalangan," tutur Kasman berpesan bahwa program RBD juga menyasar guru-guru yang belum dilibatkan pada Bimbingan Teknis Guru Master.

Kegiatan FTBI ini ditekankan juga oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, Maad Adnan. Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Maad menegaskan bahwa FTBI yang dilaksanakan pada hari ini merupakan bukti nyata dukungan dinas terhadap program RBD. "Saya merasakan heterogenitas kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa kita. Bagaimana semangat dan kebahagiaan yang ditunjukkan oleh anak-anak didik kita.Saya merasa bangga anak-anak kita menampilkan kearifan lokal dan mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh peserta saat saya menghadiri kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional di Hotel Sultan Jakarta pada bulan Mei 2024 lalu. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa tersebut telah memantik kemeriahan para peserta. Anak-anak mampu memperkukuh jati dirinya, jati diri bangsa, dan jati diri sosial masyarakatnya," tandasnya mengungkapkan kebanggaan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat telah mengupayakan lahirnya kurikulum muatan lokal bahasa daerah dan rencananya akan diluncurkan pada saat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025. "Kami telah berkoordinasi dan mendorong percepatan kurikulum muatan lokal bahasa Sasak dan telah ditandatangani oleh Penjabat Bupati Lobar. Kami tinggal menunggu penyusunan materi kurikulum pengajaran di sekolah," tutupnya dengan penyampaian informasi penting kurikulum muatan lokal bahasa Sasak.Berdasarkan laporan ketua panitia, Imanto, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap bidang kebudayaan di Kabupaten Lombok Barat. Acara FTBI ini dilaksanakan pada tanggal 21--22 Oktober 2024. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa dan sastra daerah. "Kami mengadakan beberapa perlombaan sebagai wadah untuk menyalurkan bakat siswa dalam bidang bahasa dan sastra. Adapun lomba yang dilaksanakan, yaitu lomba pidato, menulis puisi, bebanyolan, bewaran, dan menulis aksara bahasa Sasak," terangnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 71 siswa SD dan 46 siswa SMP se-Kabupaten Lombok Barat. Sebanyak 18 juri pada lima mata lomba dilibatkan untuk menilai penampilan seluruh siswa yang mengikuti lomba. FTBI ini terlaksana berkat dukungan dan motivasi Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat yang aktif mengawal dan mendampingi program Revitalisasi Bahasa Daerah di Kabupaten Lombok Barat.