Hadiri Semiloka Pendidikan BGP Provinsi NTB, Balai Bahasa Provinsi NTB Dukung Upaya Penguatan Pembelajaran

Kota Mataram, 21 Oktober 2024—Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Pendidikan Nasional Provinsi NTB dengan tema “Strategi Mewujudkan Pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat Berkelas Dunia”. Semiloka ini dilaksanakan di Hotel Lombok Astoria dengan mengundang 250 peserta dari seluruh Nusa Tenggara Barat. Peserta kegiatan ini adalah para tenaga pendidik yang terdiri atas guru TK, SD, SMP, dan SMA, kepala sekolah, serta pengawas sekolah. Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Direktur Guru PAUD dan Dikmas sekaligus Plt. Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Barat, Santi Ambarrukmi, mengatakan peran tenaga pendidik sangat penting jika ingin meningkatkan kualitas pendidikan. “Nusa Tenggara Barat jangan hanya pariwisatanya saja yang bertaraf dan terkenal di dunia internasional. Pendidikannya juga harus maju dan diperhitungkan di dunia internasional. Itulah tujuan sebenarnya dari semiloka kali ini," imbau Santi kepada seluruh peserta.

Sejalan dengan tujuan kegiatan ini, Aidy Furqon juga menyatakan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat akan meluncurkan program peningkatan kemampuan dan kualitas guru bahasa Inggris. "Guru bahasa Inggris akan kami 'paksa' meningkatkan kualitas dirinya dengan pelaksanaan tes TOEFL dan IELTS. Harapannya, program tersebut nantinya akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa sehingga dapat bersaing di kancah internasional," jelas Aidy Furqon.

Kegiatan ini dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama adalah seminar yang menghadirkan tiga narasumber sekaligus. Ketiga narasumber tersebut adalah Muchlas Samani (Guru Besar Unesa) yang mengangkat tema "Inovasi Pembelajaran dalam Perspektif Pendidikan Masa Depan", Lalu Zulkarnaen (Dekan FKIP Unram) yang berbicara tentang "Peran Pendidikan Tinggi dalam Mengakselerasi Kualitas Pendidikan Bertaraf Internasional", dan Alimudin (Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otoritas IKN) yang membawakan materi dengan tema "Pembangunan Berkelas Dunia dalam Perspektif Peradaban Baru di IKN".

Pada sesi kedua, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jenjangnya untuk bermain dan berdiskusi. Sesi kedua dipandu oleh pemateri terakhir, Ahmad Junaidi. Kehadiran Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan bentuk komitmen untuk memajukan pendidikan di Nusa Tenggara Barat, khususnya melalui literasi dan bahasa.Untuk saat ini, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat tengah fokus mengajarkan bahasa Inggris kepada pelaku desa wisata dan memberikan penguatan literasi kepada siswa dan tenaga pendidik SMK PK.