Lokakarya Pengajaran BIPA di Kabupaten Sumbawa Menyasar 50 Peserta

Sumbawa Besar, 21 Oktober 2024—Sebanyak 50 peserta mengikuti Lokakarya Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang diselenggarakan di Aula Ai Mata Jitu, SMKN 1 Sumbawa Besar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan keterampilan pengajaran BIPA, khususnya bagi para pendidik di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Pada hari pertama, para narasumber lokakarya memberikan materi terkait teori pengajaran BIPA serta metode penyampaian yang efektif, termasuk building knowledge of the field (BKOF), modeling of text (MOT), joint construction of text (COT), independent construction of text, serta tahap presentasi dan evaluasi. Metode-metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam mengajar bahasa Indonesia kepada penutur asing. 

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas, yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya pengajaran BIPA yang tidak hanya berfokus pada pengajaran bahasa, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada dunia. "Melalui BIPA, kita bukan hanya mengajarkan bahasa Indonesia, tetapi juga mengenalkan budaya lokal, termasuk adat istiadat dan kekayaan tradisi NTB," ungkapnya. Ia berharap bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang pengajaran semata, tetapi juga mampu mendorong dan menghasilkan upaya nyata untuk peningkatan kuantitas dan kualitas pengajaran BIPA di NTB.