Upaya Tingkatkan Kualitas Layanan, Balai Bahasa Provinsi NTB Ikuti Evaluasi Kemendikbudristek

Jakarta Selatan, 25 Oktober 2024—Biro Organisasi dan Tata Laksana, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melaksanakan kegiatan Pembahasaan Penilaian dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024. Beberapa UPT di bawah naungan Kemdikbudristek menjadi peserta dalam kegiatan ini. Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat pun berkesempatan menjadi peserta untuk dinilai kualitas pelayanan publiknya.

Kegiatan ini dibuka pada Kamis, 24 November 2024. Dalam sambutannya, Aryo Anindito selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas publik yang berdampak nyata bagi pengguna layanan. Selain itu, hasil yang didapatkan juga akan menjadi indikator keberhasilan reformasi birokrasi.

“Dalam kegiatan ini nanti, kita akan bersama-sama melihat data dukung yang telah Bapak dan Ibu siapkan. Selain itu, hal lain yang akan diperhitungkan adalah nilai survei yang diberikan oleh 10 responden yang berasal dari pengguna layanan di unit kerja masing-masing,” jelas Aryo Anindito.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas, bersama Penelaah Teknis Kebijakan, Gilang Aryo Damar, memaparkan data dukung di hadapan para evaluator yang berasal dari Biro Organisasi Tata Laksana (Biro Ortala) dan Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM). Enam aspek yang menunjang pemberian layanan diperiksa satu per satu sebagai dasar penentuan kualitas pelayanan yang diberikan. Keenam aspek tersebut adalah (1) kebijakan pelayanan, (2) profesionalisme SDM, (3) sarana dan prasarana, (4) sistem informasi pelayanan publik, (5) konsultasi pengaduan, dan (6) inovasi pelayanan. Dengan mengikuti kegiatan ini, Puji Retno berharap Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat makin terpacu untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.