Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Gelar Pameran Kebahasaan dan Kesastraan pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Jakarta Pusat, 28 Oktober 2024--Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas, mengikuti kegiatan Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Utama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Upacara tersebut dihadiri oleh ketiga menteri baru, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Abdul Mu'ti), Menteri Kebudayaan (Fadli Zon), dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Bambang Brodjonegoro).

Upacara ini dirangkaikan dengan Pameran Pembangunan Bidang Kebahasaan dan Kesastraan dengan tema Capaian Program Prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Puji Retno Hardiningtyas selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat penugasan dalam pameran kebahasaan dan kesastraan. Ia bertugas menjadi pemandu pameran dalam bagian kunjungan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke Nusa Tenggara Barat dalam rangka penguatan literasi.Ia menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu terobosan untuk menggaungkan bahasa dan sastra dalam perayaan Bulan Bahasa dan Sastra. "Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni peringatan Sumpah Pemuda semata, tetapi kegiatan ini merefleksikan pemahaman, estetika, dan renungan sejarah yang dirangkaikan dengan gaung Bulan Bahasa dan Sastra," tuturnya saat bertugas mendampingi pameran di Aula Gedung A Kemendikbudristek.

Pameran ini dihadiri oleh ketiga menteri, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Kebudayaan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Penampilan perwakilan musikalisasi puisi dari peserta Jawa Tengah dan Jawa Barat menjadi pembuka kegiatan. Kegiatan dihadiri oleh seluruh pimpinan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, pimpinan balai dan kantor bahasa, perwakilan jajaran pimpinan di lingkungan Kemendikbudristek, dan pegawai balai dan kantor bahasa.

Berbagai produk kebahasaan dan kesastraan dipamerkan pada kegiatan ini. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa fokus untuk menampilkan capaian terbaik yang telah diraih dalam meningkatkan kualitas kebahasaan dan kesastraan. Adapun materi pameran berupa capaian Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD), pemutakhiran kosakata dalam KBBI, kosakata bahasa daerah, UKBI, literasi, kunjungan literasi Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke NTB, peringatan 100 tahun A.A. Navis, capaian pemelajar BIPA, produk buku cerita berbahasa daerah dan Indonesia, dan kamus bahasa daerah dari berbagai balai dan kantor bahasa.

Pada kegiatan ini, Mendikdasmen mengunjungi berbagai stan pameran. Ia menyempatkan untuk menyapa siswa dan membaca bersama di stan pojok baca siswa. Tidak hanya itu, ia menyempatkan diri berdialog dengan jajaran pimpinan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengenai berbagai program penguatan bahasa daerah melalui program Revitalisasi Bahasa Daerah. Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, yang turut mendampingi menjelaskan bahwa seluruh capaian kinerja kebahasaan dan kesastraan yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa berkat dukungan aktif dan kerja keras seluruh unit pelaksana teknis (UPT). "Program Revitalisasi Bahasa Daerah telah sejalan dengan penguatan literasi, terutama literasi yang menyasar siswa sekolah. Saat ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terus meningkatkan distribusi jumlah bahan bacaan literasi ke berbagai satuan sekolah," jelas Hafidz Muksin.

Pameran dikunjungi oleh berbagai perwakilan siswa sekolah dasar. Puji Retno Hardiningtyas yang bertugas pada stan kunjungan literasi menceritakan proses kunjungan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan mengajak para siswa membaca berbagai koleksi buku cerita yang telah disediakan pada stan pameran. "Adik-adik memerlukan kesempatan yang sama juga untuk mengetahui berbagai buku bacaan menarik.Adik-Adik bisa membuka laman budi.kemdikbud.go.id untuk mencari berbagai buku cerita menarik," ajak Puji Retno kepada siswa yang mengunjungi stan pameran.