Kunjungi Balai Bahasa Provinsi NTB, Pusdatin Kemendikbudristek Melakukan Patok Banding Pengelolaan Kinerja
Mataram, 10 Desember 2024--Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyambut kedatangan Tim Kepegawaian dan Tata Laksana, Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sebanyak tujuh orang hadir untuk melakukan patok banding penerapan penyusunan rencana kinerja tahunan dan realisasi kinerja periodik pada satuan kerja Kemendikdasmen Provinsi Nusa Tenggara Barat, salah satunya Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Menurut Kepala Bagian Tata Usaha, Indra Dewi Riayani, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk membandingkan penerapan penyusunan rencana kerja dan penilaian kinerja di berbagai satuan kerja. Pratiwi Wini Artati selaku Penanggung Jawab Kepegawaian dan Tata Laksana menambahkan bahwa tim penataan organisasi juga ingin mengetahui apakah ada kasus murni yang bisa dipelajari untuk bahan telaah dan perbaikan di tahun 2025.
Selepas pembukaan dilakukan oleh Kasman selaku Koordinator Tim Teknis yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, proses berbagi praktik baik dilakukan. Made Ana Susanti selaku staf kepegawaian dan tata laksana Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menjelaskan proses penyusunan SKP dan pembagian tugas serta penilaian pegawai yang ada di Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ia menjelaskan bahwa dalam seluruh proses tersebut, pimpinan terlibat aktif. "Secara struktural, kami berada langsung di bawah Kepala Kantor Bahasa. Dengan demikian, pimpinan kami yang memberi arahan dalam proses pembagian tugas dan penilaian pegawai. Namun, tentu saja prosedur rapat bersama tetap dilalui," tuturnya.
Tim penataan organisasi kemudian mengonfirmasi secara lebih rinci proses penyusunan rencana kerja. Ia menanyakan detail pelaksanaan penentuan tugas utama dan tugas tambahan serta dasar penentuan nilai pegawai. Dari apa yang telah diceritakan oleh pegawai, Abigail, salah satu staf kepegawaian Pusat Data dan Teknologi Informasi merangkum berbagai hal yang dapat dijadikan bahan tiru dalam pelaksanaan perencaan kerja sebagai berikut.
1. Pengisian log harian perlu pemantauan langsung dari atasan atau pimpinan.
2. Sosialisasi perencanaan SKP dan evaluasi kinerja perlu dilakukan secara berkala.
2. Pengisian log harian harus diisi per hari.
3. Bukti fisik perlu dilengkapi sebagai data dukung penilaian pegawai.
4. Penerapan pemberian penghargaan juga perlu diterapkan, terutama dengan penilaian 360 derajat.