Kantor Bahasa Provinsi NTB Raih Penghargaan ZI-WBK dari Kemendikbudristek

Jakarta, 10 Desember 2024--Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu dari 31 satker di bawah Kemendikbudristek yang mendapat penghargaan ZI-WBK/WBBM berdasarkan penilaian Tim Penilai Internal (TPI). Prosesi penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan di Hotel Le Meridien, Jakarta, oleh Biro Organisasi dan Tata Laksana (Biro Ortala).

Piagam penghargaan diterima langsung oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas. Penganugerahan kali ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Kepala Biro Ortala, dan Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas
Aparatur, dan Pengawasan III KemenpanRB.

Sekretaris Jenderal Kemdikbudristek, Suharti, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh satker yang menerima penghargaan ZI-WBK/WBBM tingkat internal kementerian. Ia pun berterima kasih kepada satker yang mendapatkan penghargaan ZI-WBK/WBBM dari KemenpanRB. Sebagai informasi, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat berhasil mendapat predikat ZI-WBK dari KemenpanRB. Ia berharap agar satker yang belum meraih penghargaan dari KemenpanRB agar terus berjuang dan tidak mudah patah semangat.

Predikat ZI-WBK/WBBM yang telah didapatkan oleh instansi pemerintah bukanlah penghargaan abadi. Predikat tersebut dapat dicabut kapan pun. "Satker yang telah menerima penghargaan ZI-WBK/WBBM dari Kemenpan RB akan terus dipantau dan dievaluasi oleh Tim Penilai Nasional (TPN). Hingga saat ini, sudah ada tiga satker yang predikat ZI-WBK/WBBM-nya dicabut," ujar Andi Rahadian selaku Asisten Deputi dalam penyampaian materinya.

Pada kesempatan terpisah, Puji Retno menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas segala upaya dan kerja keras yang telah dilakukan oleh seluruh elemen Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat selama ini. Ia juga menuturkan harapannya bahwa prestasi yang diraih tidak membuat para pegawai cepat berpuas diri dan berhenti pada titik ini saja. Selain predikat tersebut dapat dicabut kapan saja, masih ada predikat ZI-WBBM yang harus diraih sehingga tahun 2025 Kantor Bahasa harus terus meningkatkan pelayanan prima kebahasaan dan kesastraan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Penganugerahan hari ini berlangsung meriah. Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, patut berbangga karena ada tujuh satker Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang mendapat penghargaan ZI-WBK/WBBM dari Kemdikbudristek. Lebih lanjut, ia juga mengucapkan selamat kepada tiga satker yang mendapat predikat ZI-WBK dari KemenpanRB dan akan menerima penghargaannya besok, Rabu 11 Desember di Hotel Bidakara, yaitu Kantor Bahasa Provinsi NTB, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, dan Balai Bahasa Provinsi DIY.