Balai Bahasa Provinsi NTB Terima Kunjungan Pusdatin untuk Evaluasi Infrastruktur TIK dan Jaringan Intra Kementerian

Mataram, 12 Desember 2024--Balai Bahasa Provinsi NTB menerima kunjungan dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan Survei Layanan Infrastruktur TIK serta Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Jaringan Intra Kementerian (JIK) Tahun 2024. Dwi Joko Mursihono dan M. Syamsur Rijal, staf Balai Bahasa Provinsi NTB, menerima secara langsung kunjungan dari Pusdatin di Ruang Anjani, Balai Bahasa Provinsi NTB. Adapun Pusdatin menugasi lima staf dalam kunjungan ini, yaitu Moh. Rizqi Takarina I. (Petugas Teknis 1), Muhammad Tony Setiawan (Petugas Teknis 2), Lisa Aristia (Validasi dan Verifikasi Instrumen), Ika Kurniawati (Laporan), dan Nurita (Administrasi). 

Setelah melihat kerangka topologi dan pemasangan Titik Akses (Access Point), Tony Setiawan memberikan evaluasi dan saran. "Penempatan Access Point di setiap gedung lebih baik diletakkan dengan posisi menempel di plafon gedung dan dipasang pula Fiber Optic di setiap lantai per gedung agar koneksi lebih lancar dan meminimalisasi gangguan jaringan. Selain itu, butuh disediakan jaringan darurat jika jaringan utama mengalam gangguan," ujarnya.

Dwi Joko menjelaskan juga kondisi jaringan internet, produk, dan kendala di Balai Bahasa Provinsi NTB. "Untuk Balai Bahasa Provinsi NTB, kami telah melakukan permintaan penambahan bandwidth dan perangkat internet untuk tahun 2025. Produk dan laman Balai Bahasa Provinsi NTB juga telah banyak menggunakan fasilitas dari Pusdatin, seperti laman Kantor Bahasa Provinsi NTB, laman Kadaring SIBI, laman Sidaya, dan laman Jurnal Mabasan. Setiap staf juga telah memiliki posel Kemdikbud yang aktif dan dapat digunakan."

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang mendukung kinerja organisasi, menilai efektivitas serta efisiensi infrastruktur jaringan yang telah diterapkan, dan mengevaluasi pemanfaatan jaringan intrakementerian. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyusun rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil survei dan evaluasi sehingga layanan dan infrastruktur TIK dapat dioptimalkan untuk mendukung tujuan strategis kementerian.