Tingkatkan Motivasi Siswa untuk Mahir Berbahasa Indonesia, SD Lenterahati Kunjungi Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat
Mataram, 11 Februari 2025--Kunjungan siswa SD Lenterahati, Lombok Barat ke Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dilakukan oleh 29 siswa kelas VI dan dua orang guru. Kegiatan ini dilakukan untuk membuat siswa mendapat sosialisasi secara lebih mendalam terkait Uji kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Kedatangan siswa dan guru SD Lenterahati disambut oleh tujuh koordinator KKLP Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kunjungan siswa SD Lenterahati dalam rangka sosialisasi UKBI merupakan agenda rutin yang dilakukan dalam tiga tahun terakhir. Pengujian UKBI bagi siswa kelas V dan VI bersifat wajib untuk mengukur sejauh mana kemampuan berbahasa Indonesia siswa sebelum melanjutkan pendidikan di jenjang menengah. Menurut perwakilan guru SD Lenterahati, siswa yang mengikuti UKBI memiliki motivasi yang lebih tinggi dalam meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia. Materi UKBI yang terstruktur juga memudahkan siswa mengidentifikasi bahasa yang baku dan tidak baku.
Hartanto mengawali kunjungan dengan menjelaskan manfaat dan sistem adaptif dalam pengujian UKBI. Sosialisasi kemudian dilanjutkan oleh Zamzam Hariro selaku calon penyuluh Balai Bahasa Provinsi NTB. Zamzam membahas soal UKBI di seksi Mendengarkan dan Merespons Kaidah. Ia menyajikan sedikitnya dua puluh soal pada masing-masing seksi. Seluruh soal dijawab bersama dengan siswa. Siswa yang mampu menjawab beberapa pertanyaan sulit mendapatkan penghargaan berupa souvenir. "Luar biasa. Kemampuan siswa hari ini di atas rata-rata. Mereka telah memiliki intuisi kebahasaan yang lebih terasah," aku Zamzam. Seksi terakhir, yakni Membaca, dijelaskan oleh Lentera Nurani Setra, anggota KKLP UKBI.
Selepas sosialisasi berupa pembahasan dilakukan, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan proses pendaftaran yang dipandu oleh Hartanto. Siswa diminta untuk menyiapkan kelengkapan ujian, seperti foto diri, kartu pelajar, dan posel. Tanggal pengujian UKBI masih dirapatkan oleh pihak sekolah dengan menyesuaikan kalender akademik dan ketersediaan jadwal uji.