Perkuat Peran Siaran Kebahasaan dan Kesastraan, Balai Bahasa Provinsi NTB Kunjungi RRI Mataram
Mataram, 28 Februari 2025--Kemitraan strategis Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan RRI Mataram terus dikuatkan melalui Rencana Kerja. Program yang tertuang dalam Rencana Kerja telah disusun bersama. Hari ini, Jumat (28/2), Tim Kerja Sama melakukan kunjungan ke RRI Mataram. Kunjungan bertujuan untuk penguatan peran siaran kebahasaan dan kesastraan yang selama ini telah dijalankan bersama dan menjadi program utama kedua lembaga.
Kepala Stasiun RRI Mataram (Nazwin Ahmad) bersama perwakilan Tim Pengembangan Usaha (Lilis) dan Koordinator Siaran Pro4 (Sary Wisudawati) berkesempatan menerima kunjungan. Pada pertemuan ini, Nazwin Ahmad menyatakan komitmen dan nilai lembaga merupakan hal penting dalam pelaksanaan kemitraan. "Berbagai program kerja sama yang telah dilaksanakan oleh RRI Mataram dan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan hal strategis yang harus dikembangkan. Program ini merupakan wujud komitmen kemitraan lembaga kami. Secara substansi, kemitraan telah kita jalankan melalui program siaran kebahasaan dan kesastraan. Program siaran di Pro4 sangat bagus untuk materi bahasa dan budaya. Kami memiliki sarana media penyiaran dan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki sumber daya manusia dalam bidang bahasa dan sastra. Tentunya hal ini merupakan kemitraan yang strategis,” ujar Nazwin di Ruang Rapat RRI Mataram saat berdiskusi dengan tim.
Pandangan yang sama juga diutarakan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas. Pada kesempatan terpisah, ia menuturkan bahwa legitimasi kerja sama dengan RRI Mataram telah dikukuhkan melalui Perjanjian Kerja Sama antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan RRI. Untuk itu, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menjalankan kemitraan strategis dengan RRI Mataram dalam peningkatan siaran kebahasaan dan kesastraan. RRI Mataram adalah salah satu mitra yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan siaran kebahasaan dan kesastraan selama ini. Hal ini harus terus dijalankan sesuai dengan kesepakatan bersama. Penting bagi Balai Bahasa Provinsi NTB untuk mempertahankan program yang membawa manfaat bagi masyarakat," imbuhnya.
Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi program siaran bahasa dan sastra yang akan dimulai pada bulan Maret 2025. Sary Wisudawati selaku Koordinator Program RRI Mataram telah memberikan usulan jadwal untuk dikolaborasikan dengan jadwal siaran dari Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pertemuan diakhiri dengan penandatanganan Rencana Kerja dan penyerahan piagam penghargaan atas kontribusi kemitraan antara kedua lembaga.