Konsolidasi Program BIPA, Balai Bahasa Provinsi NTB Menerima Kunjungan dari Afiliasi Pengajar dan Pegiat BIPA (APPBIPA) NTB
Mataram, 19 Maret 2025--Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima kunjungan dari Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) NTB. Tim diterima oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dwi Pratiwi, bersama perwakilan Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) BIPA dan Tim Kerja Sama. Kunjungan APPBIPA diwakili oleh Wakil Ketua APPBIPA (Imansyah) dan Sekretaris APPBIPA NTB (Hurmayani).
Kunjungan dilaksanakan di Ruang Anjani Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Imansyah selaku Wakil Ketua menyampaikan bahwa tujuan kunjungan untuk melanjutkan hasil rapat sebelumnya pada bulan Februari 2025. Terdapat kesepakatan antara APPBIPA NTB dengan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mengadakan kegiatan Lokakarya Pelatihan Pengembangan Pengajaran BIPA Berbasis AI. Rencana awal kegiatan berlangsung 16 April 2025 dan kemungkinan diundur pelaksanaannya ke awal bulan Mei 2025. "Kami ingin memastikan langkah kerja sama ini. Bagaimana keberlanjutan program kerja sama kegiatan BIPA? Rencana target peserta tatap muka sejumlah 50 peserta dan peserta daring tidak terbatas, dengan jadwal kegiatan selama dua hari," pungkas Imansyah ketika menjelaskan tujuan dan reviu hasil rapat penjajakan program kerja sama sebelumnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Hurmayani. Berdasarkan penuturannya, jenis kegiatan ada dua bentuk, yaitu tatap muka dan daring. Jangkauan peserta sasarannya adalah dosen, mahasiswa, dan praktisi BIPA karena pengajaran BIPA di NTB sudah aktif dilaksanakan.
Penguatan juga ditambahkan oleh Zamzam Hariro, staf KKLP BIPA sekaligus Penerjemah Ahli Madya. Ia menjelaskan bahwa poin kerja sama mitra Balai Bahasa Provinsi, salah satunya adalah APPBIPA. Terkait dengan kegiatan, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat siap memberikan fasilitas internet dan tempat kegiatan. Ibu Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai narasumber dan memberikan pengantar kegiatan. Tim BIPA Balai Bahasa, anggota APPBIPA, dan mitra BIPA harus mengikuti kegiatan ini. Kegiatan-kegiatan BIPA saat masa efisiensi ini bisa dilakukan melalui kegiatan daring.
Berikutnya, pengarahan sekaligus penguatan disampaikan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dwi Pratiwi. Ia mengungkapkan bahwa pada prinsipnya, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyambut baik karena beberapa balai/kantor bahasa telah menjalin kemitraan dengan APPBIPA melalui KKLP BIPA. "Jika di sini ada Kontrak Kerja Sama, maka akan lebih bagus jika program bisa terukur. Hal yang perlu diperhatikan adalah irisan program yang bisa dikerjasamakan. Ada program khusus yang disinergikan dengan Balai Bahasa Provinsi NTB. Target kami juga ada modul pengajaran BIPA yang bisa dikerjasamakan bersama. Kita bisa membuat program bersama. Kondisi kami saat ini dari segi anggaran jauh berbeda dengan tahun lalu, tetapi target capaian kinerja masih sama seperti tahun sebelumnya. Untuk itu, kami terus mencari mitra strategis untuk berkolaborasi,” jelasnya, menyampaikan situasi lembaga saat ini.
Di akhir kunjungan, ia menyampaikan harapan bahwa sebaiknya kedua instansi mendorong peningkatan wisatawan asing ke NTB dan memberdayakan BIPA di NTB. “Pembinaan peserta lokakarya juga jangan dilepas. Kita harus membina mereka sebagai agen informasi dan pengajaran BIPA. Jadi, kita menjadikan mereka mitra strategis kita,” tutup Dwi Pratiwi.
.