Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB Menghadiri Kegiatan Silaturahmi dengan Gubernur NTB

Mataram, 20 Maret 2025--Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dwi Pratiwi, menghadiri undangan kegiatan bertajuk Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Provinsi NTB. Pada kesempatan ini, Dwi Pratiwi hadir bersama perwakilan dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Provinsi NTB, yaitu Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi NTB.

Kehadiran Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat pada momen ini merupakan suatu wujud jalinan kemitraan yang telah dibangun antara Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Provinsi NTB. Menyongsong pemerintahan baru, Gubernur NTB terpilih periode 2025--2029, Lalu Muhammad Iqbal, hadir bersama Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, beserta perwakilan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bertempat di Aula Pendopo Tengah Gubernur NTB, sebanyak 75 peserta yang terdiri atas 28 perwakilan instansi internal (OPD) Pemerintah Provinsi NTB dan 47 perwakilan instansi vertikal kementerian/lembaga hadir pada kegiatan ini. Dwi Pratiwi sebagai Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mengaku bangga dan bersyukur bahwa Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah membuktikan jalinan sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB. "Saya berharap melalui kegiatan ini, jalinan silaturahmi antara Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Provinsi NTB dapat terus bersinergi bersama dan saling menggiatkan peran, tugas, dan fungsi kebahasaan dan kesastraan," ucap Dwi Pratiwi pada kesempatan ini.

Pada kegiatan ini, Gubernur NTB menyampaikan pengantar dengan tujuan menyamakan persepsi dan dukungan program bersama di antara semua peserta. Ia mengemukakan bahwa visi dan misi Pemerintah Provinsi NTB perlu mendapat dukungan dari mitra internal dan eksternal, yaitu perpanjangan tangan kementerian di Provinsi NTB. Adapun tujuh visi yang menjadi prioritas, yaitu membangun manusia yang berkarakter, unggul, dan kompetitif; penguatan ekonomi; membangun ekosistem industri agromaritim; membangun sektor pariwisata yang berkualitas; memperkuat sistem mitigasi bencana; pembangunan infrastruktur; dan transformasi birokrasi. Dengan sepuluh program unggulan, sektor pendidikan menjadi sektor pertama yang mendapatkan perhatian khusus. Untuk itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap melalui penguatan kemitraan yang berkelanjutan di antara kedua lembaga, kolaborasi penguatan kualitas pendidikan di Provinsi NTB dapat terwujud. Salah satu langkah yang sedang dijajaki dan diupayakan adalah penandatanganan Nota Kesepakatan bersama sebagai payung hukum program pendidikan kebahasaan dan kesastraan yang kuat.