Puisi-puisi Ardhi Ridwansyah

DI BAWAH POHON BARUS

Di bawah pohon barus,

Kurapal doa-doa yang rekat,

Pada batang menguar aroma,

Wewangian rindu bersama getah,

Yang leleh tak kuasa bendung sendu.

 

Rangkai puja puji pada sekujur ranting,

Bercabang membentuk cakar.

Yang siap mencabik hati gulita,

Minim cahaya pelita.

 

Di bawah pohon barus,

Kenang cinta di kota bertuah,

Kala burung bers. [...]

Genealogi Kupu-kupu Sindu Putra

Dari bentangan jejak kepenyairan Sindu Putra, diksi kupu-kupu acapkali digunakan dan dipersonifikasikan sebagai aku-puitik. Kupu-kupu nyaris mendominasi puisi-puisinya jika misalnya dilakukan semacam indeks. Kupu-kupu menjadi citra dalam imajinasi yang liar terbang dan berjentik dalam larik-larik puisi Sindu. Lekatnya kupu-kupu dalam puisi Sindu membuat kita bertanya, dari mana kupu-kupu itu muncul?

Sindu tentu tak memaknai kupu-kupu secara harafiah ataupun kuasi ilmiah sebagai metamo. [...]

Kosakata Tiga Bahasa Daerah Sasak, Samawa, dan Mbojo

Pendokumentasian bahasa dan sastra daerah diperlukan untuk melestarikan bahasa dan sastra daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Oleh sebab itu, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan Inventarisasi Kosakata tiga bahasa daerah asli yang ada di Nusa Tenggara Barat, yaitu bahasa Sasak, Samawa, dan Mbojo, kemudian diidentifikasi, lokakarya, dan sidang komisi yang diusulkan dalam Kamus Bahasa Daerah (Sasambo) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kesempatan kali ini, . [...]

Puisi-puisi Yin Ude (Muhammad Thamrin)

TAMAN

Di bangku taman.
Aku dan matahari senja.
Merah dan jingganya lumuri sudah sajak-sajak
Dan hiruk pikuk menindih kami yang diam.

Harus bicara tentang apa.
Bahkan pertemuan ini sesuatu yang biasa.
Walau sepiku masih hendak melepas diri.
Dengan keyakinan tak seharusnya.
Atas langit pagi.
Juga kelepak elang jantan.
Yang masih tertambat di kepala.

Anak-anak yang riang itu.
Tak kutahu takdirnya.
Jika aku harus perg. [...]

Menampilkan halaman ke-21 sampai 21 dari 75 Total Artikel