Puisi-puisi Hazuma Najihah

HILANG DITELAH ILALANG

 

Lampa kaki menginjak bumi

Sedik sabana hendak menjelajahi

Pekayunan harapan enggan menemani

Duke lara mengguncang hati

 

Bersama bayang semu

Terpecah gundah gulana sendu

Hamburkan rasa yang tak menentu

Gejolak jiwa tenangkan sayu

 

Biarkan asmaraloka menjelajah kesana

Tak perlu hiraukan kedatangannya

Tak lagi mengenal dama

Biar hangus . [...]

Esai Sastra: Pengajaran Bahasa Kompleks

Seorang sastrawan, Octavio Paz pernah mengatakan bahwa sastra adalah ekspresi perasaan dan
jalan lain melawan sesuatu rasa yang hilang. Sastra adalah apa yang membuat kita menjadi
manusia. Ini adalah jalan keluar melawan kebisingan dan keheningan yang tak berarti dari alam
sejarah.


Saat mendengar kata sastra yang terngiang adalah sebuah keindahan bahasa. Berangkat
dari itu, tidak sedikit para penikm. [...]

Cerpen Sebuah Penghakiman

Menaklukkan situasi sulit adalah hal biasa bagi orang cerdas sepertinya. Ia adalah pengacara yang sudah sering memenangi kasus-kasus berat. Menyasar pasar dari kalangan atas, tetapi tak menutup peluang untuk job ringan selama tarifnya pas. Ini bukan semata tentang nominal di atas kertas, tapi tentang kapabilitas.

Bakat menjaga nama baik sudah ada sejak sekolah. Ambisius dan haus akan pengakuan pun muncul sebagai watak bawaan. H. [...]

Puisi-puisi Iyan Sopiyan

BATU AKIK

Yang ia ingin

keluar dari gelap

kembali pancarkan bening

kepada si Perawat

 

Yang ia takut

telah mengkristal lumut

sedang punggung bumi

tak mendengar lagi penggali

 

Yang ia luput

suntuk kepada penjerah

padahal membutuhkan bentuk

sebelum terbingkai rumah

 

Yang ia harap

adalah puja-puji alim

tapi dalam penuh r. [...]

Esai Sebuah Hindia untuk Pramoedya

Sastra membawa manusia membuka peta sejarah, kebudayaan dunia, dan bagaimana sebuah kebudayaan berinteraksi dalam mengonstruksi makna. Dominasi dari tubuh hingga teks terjadi selama berabad-abad yang terekam dalam penderitaan dan ketertindasan oleh karya sastra. Pramoedya bersama Chairil Anwar adalah sastrawan seangkatan yang karyanya berhasil mendapat pembacaan panjang dalam panggung sastra Indonesia. Jika Chairil mengoyak kata melalui puisi, sedangkan Pramoedya . [...]

Menampilkan halaman ke-46 sampai 46 dari 74 Total Artikel