Cerpen Musala Depan Kontrakan

Ada yang mesti kami ingat ketika hari Jumat Legi ketika lengking musala depan kontrakan makin nyaring dan lama-lama menusuk telinga.

Ini bukan perkara pagi mulai naik dan sebagian dari kami yang rajin ibadah bangun ketika hari masih gelap lalu menjauh ke pojok ruangan untuk bermesraan dengan Tuhan. Bukan pula sebab di antara kami yang terpaksa menyumbat telinga dengan earphone sekaligus menyetel lagu milik grup dangdut kawakan Jawa Timur yang lengkap dengan gendang mendayu, k. [...]

Esai Peran Pemerintah dalam Usaha Menduniakan Sastra Indonesia

Sastra Indonesia masih berupa noktah kecil dalam peta kesusastraan dunia. Walakin, faktornya bukan karena sastra Indonesia tidak bisa bersaing di tingkat global. Sastra Indonesia memiliki potensi untuk itu.

Buktinya, pada 2015 Indonesia menjadi negara ASEAN pertama yang menjadi tamu kehormatan dalam Frankfurt Book Fair, kemudian menjadi market center pada London Book Fair 2019. Sewindu belakangan, beberapa sastrawan Indonesia juga mulai menyabet penghargaan-penghargaan intern. [...]

Puisi-puisi Negara Rofiq

Doa Asap Dupa

Satu dua timba, barangkali menjelma daun kuning emas, dibawa ke rumah

Istri dan anaknya menunggu kabar baik ini sembari merapalkan doa di samping dupa.

 

"Semoga awan pekat ini tak menjadi air yang turun," rapal Istrinya semakin menjadi-jadi.

Doanya membumbung tinggi menyelinap di antara asap dupa.

 

Mereka keluarga yang kemarin siang dadanya membara seperti minyak tersambar api.

Hutangnya. [...]

Esai Jassin-Chairil dan Kekuatan Legitimasi di Balik Diaspora Perkembangan Sastra

Tokoh sastra dan legitimasinya kerap mewarnai laju dan laku kosmologi sastra di zamannya. Tokoh sastra mirip seorang imam yang jejaknya menjadi kiblat, pandangannya jadi peta, dan pemikirannya menjadi lokomotif proses penciptaan yang memicu sebagian sastrawan lain untuk bermakmum. Mirisnya, para makmum adakalanya tanpa interupsi, sepi dari sikap kritis, dan cenderung mengangguk iya pada apa pun yang menjadi fatwa sang imam. Padahal, sebagaimana yang dimafhumi bersama, sastra akan ber. [...]

Kosakata Tiga Bahasa Daerah Sasak, Samawa, dan Mbojo

Pendokumentasian bahasa dan sastra daerah diperlukan untuk melestarikan bahasa dan sastra daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Oleh sebab itu, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan inventarisasi kosakata tiga bahasa daerah asli yang ada di Nusa Tenggara Barat, yaitu bahasa Sasak, Samawa, dan Mbojo. Pada kesempatan kali ini, mari kita simak beberapa kosakata bahasa daerah yang berkaitan dengan kata benda.

 

Bahasa Sasak

<. [...]

Menampilkan halaman ke-36 sampai 36 dari 74 Total Artikel